Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 >>

21-07-2009

Permalink 15:41:19, by hendra Email , 613 words, 2099 views   Indonesia
Categories: Jurnal Ilmiah, Riset

Studi Literatur

Link: http://mti.ugm.ac.id/~lukito/knowledge-sharing/menempuh-studi-s3/studi-literatur/

Oleh: Lukito

Studi literatur adalah salah satu kegiatan dalam riset S2 dan S3 yang memiliki fungsi penting. Tujuan studi literatur adalah untuk mendapatkan “peta” tentang domain penelitian yang akan dilaksanakan. Peta domain ini sebenarnya berwujud pengetahuan tentang riset-riset yang dilakukan oleh peneliti lain dalam area penelitian kita. Pengetahuan ini tidak hanya berupa pemahaman terhadap riset-riset tersebut, tetapi juga saling-kait yang terbentuk antar riset-riset tadi. Seperti diketahui, sebuah penelitian tidak muncul begitu saja, tetapi ia selalu mencoba menyelesaikan atau menjawab persoalan yang ditinggalkan penelitian sebelumnya. Keterkaitan inilah, yang jika dirangkai secara menyeluruh, menyusun graf yang membentuk “peta” domain penelitian kita.

Peta domain penelitian ini berguna dalam berbagai fase studi S2/S3. Pada fase awal, peta ini dapat mengarahkan mahasiswa untuk menentukan topik riset yang akan dipilih. Pengetahuan tentang domain yang kita pilih memungkinkan kita mengidentifikasi area-area mana saja yang belum pernah dieksplorasi orang lain, atau yang masih menyisakan problem-problem yang bisa kita teliti. Dalam studi S3 yang menekankan pada orisinalitas, kemampuan mengidentifikasi area penelitian (dan selanjutnya bisa dikembangkan menjadi topik penelitian) merupakan kunci penting. Jika anda masih berada dalam tahapan penentuan topik penelitian, jangan beranjak dari situ sebelum anda (dan pembimbing) merasa secure dan mantap dengan topik yang dipilih.

Pada tahap penulisan proposal, peta domain penelitian juga bermanfaat untuk menjustifikasikan orisinalitas topik yang diusulkan. Dengan teknik compare-and-contrast, mahasiswa bisa menunjukkan posisi (positioning) risetnya relatif terhadap penelitian-penelitian lain. Intinya, anda harus bisa menunjukkan apa perbedaan penelitian anda dengan penelitian lain. Dengan cara menunjukkan perbedaan-perbedaan inilah pembaca proposal bisa diyakinkan tentang keaslian dan kebaruan topik anda.

Bagaimana melakukan studi literatur? Yang jelas kegiatan ini harus dilaksanakan secara terbimbing dan terencana. Mulailah dengan mendefinisikan bidang yang anda pilih. Bacalah artikel, buku, dan tulisan dalam bidang itu, dan cobalah pahami esensi tiap tulisan tersebut, dan coba mulailah mengaitkan ide atau konsep yang muncul. Memang pada saat-saat awal anda biasanya hanya akan menyentuh hal-hal yang sifatnya superfisial (ilmiah populer), tapi jangan khawatir. Lakukan stepwise drill-down. Mestinya dalam course ini anda menemukan hal-hal spesifik yg menarik, nah, lakukan eksplorasi secara lebih mendalam ke hal-hal spesifik tersebut. Masuklah ke level yang lebih detil. Bacalah artikel-artikel ilmiah, terutama seminar-seminar dan jurnal-jurnal internasional yang khusus membahas bidang tersebut. Jika sudah berada pada level yang spesifik, jangan membaca buku, apalagi text book. Ingatlah bahwa text book itu hanya berbicara pada level umum. Lakukan seperti yang telah saya tulis di atas: pahami substansi dari artikel-artikel tersebut, lalu coba tarik benang merah di antaranya.

Pada akhirnya, mungkin tanpa anda sadari, anda akan mengerti apa yang sedang dibicarakan para peneliti lain dalam bidang yg anda pilih tersebut. Pada saat ini, anda sudah “masuk” ke dalam dunia mereka. Selamat!

Tugas berikutnya adalah menemukan peluang bagi penelitian anda: area mana dalam dunia tersebut yang belum diteliti orang lain. Dalam tahap ini, seorang mahasiswa S3 harus menempuh perjalanannya sendirian. Ya…sendirian, bahkan pembimbingnyapun tidak bisa menemani dari dekat.

Studi literatur juga memerlukan information skills. Mencari artikel conference dan jurnal sering kali tidak mudah, apalagi jika perpustakaan universitas tidak melanggan jurnal-jurnal yang diperlukan. Tapi untungnya Internet menyediakan tools dan resources lain yang tidak kalah bermanfaat. Ada cukup banyak jurnal dan prosiding seminar yang bisa diakses secara cuma-cuma. Pun jika artikel yang diincar harus diakses dari situs berbayar, kita juga bisa mencari alternatif sumber lain yang gratis (misalkan, dari situs pribadi penulisnya). Yang penting adalah bagaimana bisa menemukan apa yang diperlukan. Ketrampilan menggunakan search engine, pengetahuan tentang sumber-sumber informasi, serta melacak artikel-artikel berikutnya yang harus dibaca adalah contoh-contohinformation skills yang perlu dikuasai mahasiswa.

Pada akhirnya, selain kemampuan intelektual untuk memahami tulisan-tulisan ilmiah, yang tidak kalah pentingnya dalam studi literatur adalah kesabaran, konsistensi, dan ketekunan. Sikap inilah yang perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa pascasarjana, khususnya S3.

---

Dikutip seutuhnya dari Blognya Lukito (many thanks)

04-06-2009

Permalink 11:32:27, by hendra Email , 443 words, 2035 views   Indonesia
Categories: Komunikasi

Panduan Dasar Dalam Menerima dan Menyebarkan Email / SMS

Dalam kondisi-kondisi tertentu, misalnya dalam Pileg atau Pilpres, sudah pasti akan banyak beredar berita ini itu. Apalagi zaman sudah semakin canggih dengan adanya kemudahan ber-email dan ber-sms. Sehingga berita mudah mengalir bagai air bah, tanpa mengenal apakah itu berita bohong atau berita benar. Oleh karena itu saya coba buat panduan dasar yang sederhana di bawah ini tentang bagaimana sikap kita dalam menerima dan menyebarkan email / sms. Inti dari panduan ini sebenarnya adalah agar nilai-nilai positif dapat tersebar melalui email/sms, dan mengeliminasi nilai-nilai negatif (spt fitnah, gosip, ghibah, berita bohong, adu domba/namimah, dll) supaya tidak tersebar ke mana-mana. Semoga bermanfaat.

1. Lokalisasi dan Seleksi. Jangan sebarkan Email/sms yang kontennya tidak layak dikonsumsi untuk umum, misalnya yang bersifat internal organisasi, rahasia organisasi, belum pasti kebenaran kontennya, belum jelas dari mana sumbernya, atau isinya cuma gosip, spam, dll.

2. Untuk sms/email yang tidak layak konsumsi untuk umum dan terkait dengan organisasi, silakan di cross check pada pimpinan Anda.

3. Jadikan pimpinan sebagai sumber rujukan resmi terkait dengan konten sms/email yang beredar.

4. Jangan sering-sering membaca email/sms yang berisi berita bohong. Delete saja.

5. Kalau ada sms/email yang berisi berita bohong, jangan disebarkan ke orang lain. Langsung delete saja.

6. Utamakan prasangka baik (husnuudzon) terhadap setiap mukmin dan mukminah yang terkait dengan berita bohong yang terdapat di sms/email tersebut, ketimbang langsung percaya dengan isi email/sms tsb.

7. Harus ada saksi untuk membuktikan berita dalam sms/email tsb benar atau hanya berita bohong. Untuk tuduhan zina, harus ada 4 orang saksi. Untuk hal lain di luar tuduhan zina harus ada 2 orang saksi.

8. Isi berita bohong dalam sms/email jangan jadikan obrolan sehari-hari dengan teman, dengan siapa pun, kecuali dengan pimpinan organisasi untuk keperluan crosschek / tabayun (lihat point 2).

9. Jangan sebarkan sms/email yang kita tidak tahu sama sekali pokok permasalahannya. Tahan diri dan hemat pulsa.

10. Lihat profil dan track record orang yang mengirim sms/email tsb.

10. a. Jika orang fasik *) yang mengirimkannya, periksa dengan teliti isi sms/email tsb.

10. b. Jika bukan orang fasik yang mengirimkannya, lihat point 1 s.d 9.

Catatan:

*) Fasik = Orang fasik adalah orang yang banyak berbuat maksiat, meninggalkan perintah Allah, keluar dari jalan yang benar dan agama. Fasik juga didefinisikan sebagai orang yang melakukan dosa besar atau sering melakukan dosa kecil. Dengan demikian, lihatlah track record si pengirim sms/email, apakah banyak berbuat maksiat, banyak meninggalkan perintah Allah, atau banyak melakukan dosa, atau tidak. Atau lihat ibadah si pengirim sms/email, apakah ibadahnya - khususnya ibadah wajib seperti shalat fardhu, zakat, puasa, dll - dia jalankan atau tidak, karena tidak menjalankan ibadah wajib berarti berdosa.

NB: Tulisan ini saya susun berdasarkan tulisan saya sebelumnya di sini:


http://www.hdn.or.id/index.php/artikel/?p=212

Tags: berita, email, sms

22-05-2009

Permalink 02:46:01, by hendra Email , 183 words, 1207 views   Indonesia
Categories: Open Source, PHP, Programming

Masalah Kompatibilitas Postnuke 0.764 dengan PHP 5.2.*

Postnuke adalah salah satu CMS "tua" yang kini sudah berevolusi menjadi Zikula. Buat yang sekarang masih menggunakan Postnuke 0.764, sedangkan web server nya menggunakan PHP versi 5.2.*, biasanya akan mengalami masalah dalam hal kompatibilitas, khususnya dalam hal penanganan session. Salah satu contoh masalah yang timbul adalah user tidak bisa login (cannot login) ke Postnuke, walaupun sudah muncul halaman yang bertuliskan:

"Logging you in -- please wait!"

setelah memasukkan username dan password. User akan kembali lagi ke halaman depan dengan kondisi tidak login (not logged-in).

Salah satu solusinya adalah dengan memodifikasi:

file /YOU_POSTNUKE_HOME/includes/pnSession.php

sebagai berikut:


 

Tambahkan baris kode berikut ini:

register_shutdown_function("session_write_close");

Tepat sebelum baris ini:

session_set_save_handler("pnSessionOpen",
                       "pnSessionClose",
                       "pnSessionRead",
                       "pnSessionWrite",
                       "pnSessionDestroy",
                       "pnSessionGC");

 

Bacaan lebih lanjut, buka Forum Diskusi Zikula pada link ini.

Saran:

  1. Jika masih ingin tetap menggunakan Postnuke dan CMS kelanjutannya (Zikula), sebaiknya upgrade/migrasikan Postnuke Anda ke Zikula terbaru.
  2. Jika tidak ingin menggunakan Postnuke lagi, mungkin Joomla atau Drupal bisa menjadi alternatif.

11-05-2009

Permalink 16:24:48, by hendra Email , 208 words, 2573 views   Indonesia
Categories: Programming

Accomodating WP-PostViews and WP-PostRatings plugins to Popular Post Plugin (Wordpress)

I want to use a Wordpress plugin named: Popular Posts plugin (by Rob Marsh, SJ) . This plugin using 'pvc_views' metadata as an order in SQL query. With this plugin, I want to accomodate 'views' metadata (from WP-PostViews plugin) and 'ratings_score' metadata (from WP-PostRatings plugin) plugins too, instead of 'pvc_views' metadata. So I changed the source code, here they are:

— FILE: popular-posts.php (Version: 2.6.2.0) —

Find this :

$where[] = "meta_key = 'pvc_views'";

and then I changed with this:


if ($options['popular_mode'] == 'ratings_score') {
$where[] = "meta_key = 'ratings_score'"; //from plugin WP-PostRatings
} elseif ($options['popular_mode'] == 'views') {
$where[] = "meta_key = 'views'"; //from plugin WP-PostViews
} else
{
$where[] = "meta_key = 'pvc_views'"; //default;
}

— END OF FILE: popular-posts.php —

# New parameter:

- popular_mode:

  • views, if you want to use views metadata (from wp-postviews). 
  • ratings_score, if you want to use ratings_score metadata (from wp-postratings). 
  • if popular_mode not defined, the default is using pvc_views metadata.

How to use:

To use wp-postviews as an order criteria, use this:

popular_posts('[.....]&popular_mode=views');

To use wp-postratings as an order criteria, use this:

popular_posts('[.....]&popular_mode=ratings_score');

Thank you. :)

NB: sorry if my English grammar is bad.

03-04-2009

Permalink 13:44:11, by hendra Email , 595 words, 2715 views   Indonesia
Categories: Internet, Politik

Urutan Traffic Rank 5 Situs Partai Menjelang Pemilu 2009

Berdasarkan pengalaman pada Pemilu Legislatif tahun 2004, situs-situs partai akan mengalami fluktuasi traffic. Untuk tahun 2009 ini, saya coba melihat bagaimana fluktuasi traffic 5 situs partai, yaitu pk-sejahtera.org , hanura.com , pdi-perjuangan.or.id , golkar.or.id , dan dpp-pkb.org . Kelima situs partai tersebut saya pilih berdasarkan postingan saya sebelumnya yang berjudul "Partai Pemenang Pemilu 2009 Berdasarkan "Site Rank"". Kali ini tools yang coba saya gunakan adalah Alexa.com, karena selain dapat memberikan scoring ranking (traffic rank), Alexa dapat menyediakan grafik perkembangan traffic rank sebuah situs selama 6 bulan yang lalu, 3 bulan yang lalu, 1 bulan yang lalu, dan 7 hari terakhir. Dengan grafik tersebut, kita bisa melihat fluktuasi traffic situs Partai. Kelemahannya, Alexa ini hanya salah satu tools (yang dimiliki oleh Amazon.com), dan dengan tools yang lain mungkin akan mengeluarkan hasil yang berbeda.

Dari pantauan Alexa, berikut ini traffic rank terakhir (3/3/2009) kelima situs tersebut (diurut berdasarkan ranking, semakin kecil angka traffic rank, semakin populer/bagus situs yang bersangkutan):

  1. Pk-sejahtera.org: Indonesian Traffic Rank:
    535, Global Traffic Rank: 49.213
  2. Golkar.or.id: Indonesian Traffic Rank: 1.938, Global Traffic Rank: 158.236
  3. Pdi-perjuangan.or.id: Indonesian Traffic Rank: 3.556, Global Traffic Rank: 302.483
  4. Hanura.com: Indonesian Traffic Rank: 4.912, Global Traffic Rank: 201.922
  5. Dpp-pkb.org: Indonesian Traffic Rank: 8.601, Global Traffic Rank: 559.205

Di atas ada istilah Indonesian Traffic Rank dan Global Traffic Rank. Indonesian Traffic Rank merupakan nilai ranking situs untuk skala Indonesia. Sedangkan Global untuk skala internasional. Saya gunakan yang skala Indonesia untuk pengurutannya.

PKS dengan pk-sejahtera.org nya, masih merajai dunia maya dengan traffic rank 535 jauh meninggalkan situs-situs partai lainnya. Golkar (golkar.or.id) yang pada postingan saya sebelumnya menempati urutan ke-4, kini masuk ke urutan ke-2 melewati Partai Hanura (Hanura.com) dan PDI Perjuangan (pdi-perjuangan.com). Hanura sendiri sekarang terlempar pada posisi ke-4 dilewati oleh PDI Perjuangan. Sementara PKB (dpp-pkb.org) istiqomah pada posisi ke-5.

Dan berikut in adalah gambaran perjalanan traffic rank kelima situs partai tersebut selama 6 bulan terakhir (Oktober 2008 s.d Maret 2009).

From for hdn.or.id

Screen clipping taken: 03/04/2009; 13:07

Kita dapat lihat bahwa PKS dengan dahsyatnya meninggalkan partai lainnya, bahkan terus menanjak ketika mendekati hari H Pemilu Legislatif 2009 yang jatuh pada 9 April 2009 nanti. Sedangkan partai lainnya tidak terlihat garis grafiknya, kecuali Golkar, dan itupun timbul tenggelam.

From for hdn.or.id

Screen clipping taken: 03/04/2009; 13:08

 

Di Alexa.com juga ada fungsi untuk melihat Daily Reach. Daily Reach adalah presentasi dari pengguna internet dunia yang mengunjungi situs yang bersangkutan. Dari grafik di atas, terlihat PKS menempati posisi teratas dan terus meningkat pada bulan Maret. Diikuti di bawahnya Partai Golkar. Sedangkan ketiga partai lainnya sama-sama ada di bawah.

Dari informasi di atas, kita memperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  1. PKS adalah partai yang situsnya populer di internet. Kepopuleran tersebut bukan tidak mungkin karena konstituen PKS (anggota, simpatisan, dan masyarakat yang mendukung PKS) adalah orang-orang yang betul-betul melek internet (Internet Literacy). Mereka selalu menjadikan pk-sejahtera.org sebagai rujukan informasi atas partai yang mereka dukung. Hal ini harus dimanfaatkan oleh PKS untuk menjadikan Teknologi Informasi, khususnya internet, sebagai media atau sarana komunikasi efektif terhadap konstituennya. Apalagi sekarang sudah berkembang teknologi Web 2.0, bahkan Web 3.0.
  2. Konstituen Partai dan Partai yang kosisten memanfaatkan internet sebagai salah satu sarana publikasinya adalah PKS. Sedangkan partai lain, hanya memanfaatkan internet ketika menjelang Pemilu, atau pada saat kampanye. Alasannya, dari grafik history Traffic Rank dan Daily Reach, PKS sudah muncul sejak 6 bulan terakhir (bahkan lebih dari itu), dan terus meningkat, sedangkan partai lain baru ada grafiknya ketika mendekati Pemilu atau ketika kampanye.

Sekarang keputusan ada di tangan Anda. Jika salah satu pertimbangan Anda dalam memilih Partai adalah karena alasan profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi Informasi, maka PKS adalah pilihan terbaik untuk Anda jadikan sebagai pemenang pemilu 2009 .

01-04-2009

Permalink 21:22:07, by hendra Email , 88 words, 498 views   Indonesia
Categories: Internet

Alexa Mengimprovisasi Situsnya

Alexa adalah salah satu situs pe-rank-ingan, selain Pagerank (Google), Technorati, site-rank.com, dll.

Bagi yang sering memanfaatkan Alexa, kini ada kabar baru bahwa Alexa mengimprovisasi situsnya, baik dari segi tampilan maupun dari fitur-fiturnya. Saya sendiri sering memanfaatkan fitur "Site Lookup" dari Alexa. Dan kini dalam Site Lookup ditambahkan 3 fungsi baru, yaitu Pageviews per User, Bounce Rate, dan Time on Site; setelah sebelumnya sudah ada fungsi Traffic Rank, Reach, dan Page Views.

Keterangan lengkap mengenai improvisasi Alexa bisa dilihat di link ini.

Let's take a look.

04-12-2008

Permalink 16:36:18, by hendra Email , 640 words, 9060 views   Indonesia
Categories: Internet, Politik

Partai Pemenang Pemilu 2009 Berdasarkan "Site Rank"

Beberapa metode pe-rank-ingan situs telah dilakukan oleh berbagai pihak. Di antaranya adalah Google (PageRank), Alexa, dan TrustRank (Standford University dan Yahoo!). Metode lain juga ada, khususnya semenjak kemunculan blog, misalnya sistem pe-rank-ingan di Technorati. Pada umumnya per-rank-ingan mereka menerapkan algoritma yang berisi analisa terhadap link-link terkait dengan situs yang bersangkutan. Ranking sebuah situs menentukan popularitas situs tersebut, khususnya terkait dengan kemunculannya di search-engine atau di situs-situs sejenis.

Terkait dengan hal ini, saya tertarik untuk melihat urutan "partai pemenang Pemilu Legislatif 2009 Republik Indonesia", berdasarkan ranking situs resmi mereka masing-masing. Situs resmi yang saya gunakan untuk tiap partai adalah situs yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Situs resmi partai tingkat pusat/nasional.
  2. Memiliki alamat / URL domain non-gratisan alias berbayar.
  3. Alamat situsnya terdapat di postingan saya sebelum ini, click here .
  4. Bukan situs partai lokal Aceh, hanya menganalisa situs partai tingkat nasional.

Sedangkan untuk tools yang saya gunakan untuk mengukur tingkat ranking situs adalah situs:

site-rank.com

Alasannya, menurut subjektivitas saya, situs ini cukup independen dalam mengukur ranking situs, tidak memihak ke salah satu dari Google, Alexa, TrustRank, Technorati, dsb. Site-rank.com justru mencoba merangkum berbagai tools yang ada untuk menentukan ranking dari sebuah situs. Beberapa tools yang saya lihat dirangkum oleh Site-rank.com antara lain: Google links, Google index, Google, catalog, Yahoo links, Yahoo index, Yahoo catalog, Yandex links, Yandex index, Yandex catalog, Alexa rank, Alltheweb links, Altavista links, Technorati links, DMOZ catalog, dsb. Nilai rangking sebuah situs berdasarkan site-rank.com, memiliki range angka minimal 0 dan maksimal 10. Semakin besar angka ranking, semakin bagus situs yang bersangkutan

Setelah saya coba memeriksa satu persatu ranking situs partai, ada beberapa partai yang tereliminasi. Mereka tereliminasi karena:

  1. Situsnya tidak dikenali oleh site-rank.com. Ketika saya submit alamat situs partai yang bersangkutan, site-rank.com mengeluarkan error message: "Don't correct URL".
  2. Partai yang bersangkutan tidak/belum memiliki situs resmi.

Partai-partai yang tereliminasi (sekaligus nomor urut mereka), adalah:

9. Partai Amanat Nasional* (PAN)
15. Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme*
19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia* (PPDI)
22. Partai Pelopor*
24. Partai Persatuan Pembangunan* (PPP)
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK) Indonesia
27. Partai Bulan Bintang* (PBB)
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat* (PD)
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI)
33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)
41. Partai Merdeka
42. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI)

Nah, akhirnya tabel berikut ini adalah gambaran urutan partai pemenang pemilu 2009 (beserta nomor urut mereka) berdasarkan "Site-Rank":

Ranking
Nama
Partai
URL Situs Resmi Site-Rank
 18. Partai
Keadilan Sejahtera* (PKS)
http://www.pk-sejahtera.org 3,27250
 21. Partai Hati
Nurani Rakyat (Hanura)
http://www.hanura.com/ 2,89860
 328. Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan* (PDIP)
http://www.pdi-perjuangan.or.id/ 1,87320
 423. Partai
Golongan Karya* (Golkar)
http://www.golkar.or.id 1,87280
 513. Partai
Kebangkitan Bangsa* (PKB)
http://www.dpp-pkb.org/ 1,76270
 65. Partai
Gerakan Indonesia Raya Gerindra)
http://www.partaigerindra.or.id/ 1,70810
 725. Partai
Damai Sejahtera* (PDS)
http://www.partaidamaisejahtera.com/ 1,40870
 844. Partai
Buruh
http://www.partaiburuh.org/ 1,27710
 93. Partai
Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)
http://www.partai-ppi.com/ 0,89170
 1016. Partai
Demokrasi Pembaruan (PDP)
http://www.pdp.or.id 0,88230
 1129. Partai
Bintang Reformasi* (PBR)
http://www.pbr.or.id/ 0,82880
 1210. Partai
Perjuangan Indonesia Baru (PIB)
http://www.partai-pib.or.id 0,79820
 1317. Partai
Karya Perjuangan (PKP)
http://www.partaikaryaperjuangan.org/ 0,77660
 1411. Partai
Kedaulatan
http://www.partai-kedaulatan.org/ 0,70100
 1512. Partai
Persatuan Daerah (PPD)
http://www.partaipersatuandaerah.com/ 0,67110
 162. Partai
Karya Peduli Bangsa* (PKPB)
http://www.pkpb.net 0,61850
 1718. Partai
Matahari Bangsa (PMB)
http://www.pmb.or.id/ 0,50750
 187. Partai
Keadilan dan Persatuan Indonesia* (PKPI)
http://www.pkpi.org/ 0,40520
 196. Partai
Barisan Nasional (Barnas)
http://www.partaibarisannasional.org 0,34870
 204. Partai
Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
http://www.pprn.or.id/ 0,34440
 2120. Partai
Demokrasi Kebangsaan* (PDK)
http://www.pdk.or.id/ 0,23070
 2221. Partai
Republika Nusantara (RepublikaN)
http://www.republikan.or.id/ 0,19740
 2343. Partai
Sarikat Indonesia (PSI)
http://www.partaisarikatindonesia.org/ 0,15560
 2414. Partai
Pemuda Indonesia (PPI)
http://www.partaipemudaindonesia.or.id 0,10060

Saya ucapkan selamat berjuang untuk menjalankan amanah kepada Partai Keadilan Sejahtera karena muncul sebagai pemenang Pemilu 2009 urutan pertama berdasarkan "Site-Rank". :)

NB:

- Partai yang diberi tanda bintang (*) adalah partai yang telah mengikuti pemilu legislatif 2004.

11-11-2008

Permalink 10:30:15, by hendra Email , 706 words, 2734 views   Indonesia
Categories: Peradaban, Seni Budaya

Dibutuhkan, Seni Budaya Kepahlawanan

MERDEKA..!!

Memasuki momentum Hari Pahlawan 10 November (1945-2008), saya jadi teringat materi yang disampaikan oleh Habiburrahman El Shirazy atau Kang Abik (Novelis Ayat-Ayat Cinta). Dalam suatu kesempatan Roadshow di Elnusa, Telkomsel, dan Kantor Menegpora, Kang Abik menceritakan kira-kira seperti ini: bahwa seni budaya suatu negara juga mempengaruhi model tumbuh berkembangnya negara tersebut. Hal ini dibuktikan dengan sebuah riset yang dilakukan oleh peneliti Amerika. Hasil riset tersebut mengatakan bahwa jika Amerika ingin maju, maka -salah satu caranya- dalam hal seni budaya perlu dimunculkan kisah-kisah yang berbau kepahlawanan. Maka tidak heran semenjak itu film-film dan cerita-cerita di Amerika tidak jauh dari kepahlawanan atau hero - walaupun dengan tokoh fiktif - seperti misalnya Superman, Spiderman, Batman, Wonder Woman, dan "man"-"man" lainnya. Tidak hanya film dewasa, mulai dari kartun, komik, computer game, dll, semua diusahakan ada unsur kepahlawanannya. Kalau kita lihat film serial dan film bioskop buatan Hollywood, memang banyak yang menggambarkan kepahlawanan, menggambarkan kehebatan - khususnya kehebatan Amerika. Misalnya Independence Days, Mission Impossible, film-film perang di mana Amerika terlibat di dalamnya, dsb. Bahkan walaupun faktanya Amerika kalah dalam perang, tapi dalam film harus digambarkan menang, minimal ada tokoh di dalamnya yang digambarkan sebagai pahlawan. Misalnya perang Vietnam, digambarkan Amerika menang dalam berbagai film seperti Tour of Duty, dan lain-lain. Hasilnya? Bisa kita lihat Amerika "cukup" berhasil memposisikan masyarakatnya sebagai bagian dari negara yang hebat, kelihatan penuh percaya diri jika menghadapi negara lain.

Lalu bagaimana dengan seni budaya negara kita? Cukup menyedihkan, memprihatinkan. Beberapa seniman malah lebih condong ke masalah porn0grafi, menurut mereka porn0grfi itu seni, Innalillahi mau dikemanakan negeri ini? Lalu banyak sekali film-film seputar dunia setan, genderuwo, kuntilanak, dsb. Film-film kekerasan seksual juga tidak sedikit. Kalau kita lihat sinetron sekarang, waduh, kasihan sekali anak-anak negeri ini dijejali tayangan-tayangan sinetron yang menjual mimpi kekayaan, mimpi cinta, seksual, pergaulan bebas, narkoba, dsb. Hanya sedikit tayangan-tayangan yang bermutu di negeri ini, seperti misalnya film Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi yang baru-baru ini muncul. Mengenai Ayat-Ayat Cinta (AAC), Kang Abik sendiri menjelaskan kenapa mengangkat tema cinta. Dia jelaskan sebenarnya itu hanya "kemasan", dikemas dengan label cinta supaya banyak yang tertarik, marketable. Anak-anak muda sekarang masih suka kalau diberi label "cinta". Salah satu ide yang ingin Kang Abik gambarkan dalam AAC adalah profil Fachri yang betul-betul ideal. Misalnya kemampuannya yang bisa bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris sekaligus, kuliah di Mesir, fasih dalam Al Qur'an, sampai berdakwah dengan bule, dsb. Ada yang yang bilang itu gambaran tokoh impossible, tapi bagi Kang Abik itu possible. Karena banyak tokoh-tokoh Indonesia sesungguhnya yang lebih hebat dari Fachri, misalnya M Natsir yang bisa berbagai bahasa lebih dari Fachri sampai bisa lobby-lobby ke beberapa negara untuk kedaulatan RI, dan tokoh-tokoh lain (saya lupa nama tokoh yang disebutkan Kang Abik). Intinya, pembangun jiwa, itu yang ingin di usung oleh kang Abik dalam AAC, hanya saja kemasannya "cinta". Dalam visualisasinya (film AAC), tidak sedikit yang mengkritisi bahwa film AAC agak berbeda dengan novelnya. Menurut pengamatan saya, kekurangan dalam film AAC ini hanya masalah pembelajaran saja. Ke depan, insya Allah muncul film-film ideal dari seni sastra / novel ideal, aamiin.

Kembali kepada tema awal, kepahlawanan. Sangat perlu agar kita bisa memunculkan tema kepahlawanan dalam seni budaya kita, dalam perfilman kita, dalam sinetron kita. Kalau mau pakai tokoh non-fiksi, tokoh sungguhan, kita punya banyak stok. Tokoh-tokoh perjuangan kemerdekaan misalnya. Kalau dalam skala internasional, bisa juga tokoh-tokoh seperti Sholahuddin, Muhammad Al Fatih, Hasan Al Banna, dll. Atau bisa juga bikin tokoh fiksi campuran dari tokoh-tokoh yang ada. Tokoh Fachri sendiri sebenarnya campuran dari beberapa tokoh-tokoh sungguhan (CMIIW). Kalau dalam film Laskar Pelangi, sangat menarik, digambarkan kepahlawan guru-guru sekolah dalam mendidik para muridnya walau sekolah sudah diambang "kerubuhan". Juga digambarkan kepahlawan para murid untuk belajar terus di saat sekolahnya seperti itu, disaat gurunya meninggal, mereka juga berjuang untuk menang di cerdas cermat dan pentas seni budaya, walau mereka mewakili sekolah "kelas bawah" pada waktu itu.

Hanya saja, kalau mau bikin seni/film seputar kepahlawanan, tantangannya adalah dalam pengemasannya. Visualisasi, audio, musik latar, cukup mempengaruhi getarnya film tersebut. Semoga saja ada yang bisa membuatnya.

-- OOT, kalau bagi saya Hari Pahlawan adalah Hari Ibu. You know why? Because... ask me via japri aja deh. :)

MERDEKA!

1 2 3 4 5 6 7 8 >>

Mudah-mudahan bermanfaat.
[Kritik dan Saran]

Search

XML Feeds










powered by b2evolution free blog software