« Waspadai Adu Domba antar Umat Islam di IndonesiaIblis Datang Dari Muka, Belakang, Kanan, dan Kiri Kita »

Pentingnya Bi'ah Islami di Kampus

08-07-2007 | by hendra [mail] | Categories: Dakwah, Sosial Kemasyarakatan

hdn.or.id - Dakwah kampus memiliki tujuan utama, yaitu ingin menghasilkan alumni-alumni yang berafiliasi kepada Islam, dan optimalisasi peran kampus dalam upaya mentransformasi masyarakat menuju masyarakat Islami. Untuk mencapai tujuan utama ini, ada beberapa sasaran yang harus dicapai oleh sebuah lembaga dakwah kampus. Salah satu sasaran tersebut adalah terbentuknya bi’ah (lingkungan) yang kondusif bagi kehidupan Islami di kampus, baik dalam sisi moral, intelektual, maupun tanggungjawab sosial. Bi'ah Islami inilah yang seharusnya menjadi salah satu perhatian pokok bagi pengelola dakwah kampus.

...

Mengapa kita memerlukan bi'ah Islami? Untuk menjelaskannya, saya coba analogikan dengan sebuah teknik dalam ilmu kimia dan farmasi, yaitu "Kromatografi" (Chromatography). Kromatografi adalah teknik pemisahan campuran atau senyawa kimia berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan komponen dalam medium tertentu, menjadi senyawa-senyawa atau campuran yang kita inginkan. Pada kromatografi, komponen-komponennya akan dipisahkan antara dua buah fase yaitu "fase diam" (stationery phase) dan "fase gerak" (mobile phase). Fase diam akan menahan komponen campuran sedangkan fase gerak akan melarutkan zat komponen campuran. Komponen yang mudah tertahan pada fase diam akan tertinggal. Sedangkan komponen yang mudah larut dalam fase gerak akan bergerak lebih cepat. Selain itu ada istilah "Column". Column merupakan salah satu parameter dalam proses kromatografi yang bisa kita atur, sehingga bisa memperkirakan hasil yang diinginkan. Dengan kadar-kadar tertentu pada mobile phase dan column, kita bisa mengharapkan hasil yang "cantik". "Peak chromatography" adalah hasil yang kita inginkan, puncak dari hasil pemrosesan pemisahan senyawa kimia. Apabila kadar mobile phase dan column yang digunakan sesuai, maka akan dihasilkan sebuah peak chromatography yang cantik dengan ketajamannya.

Jadi, saya mencoba menganalogikan bi'ah Islami dengan proses Kromatografi. Bi'ah Islami adalah sebuah model lingkungan yang baik (Islami), yang pola pergaulan dan hubungan antar manusia sedemikian rupa Islami. Lingkungan Islami ini merupakan bagian dari proses pembentukan kader. Dengan bi'ah Islami maka akan dihasilkan dari dalamnya kader, da'i, dan murobbi yang siap untuk terjun. Karena dirinya telah dibina, dipisahkannya unsur-unsur jahiliyah dan unsur kebaikan, dengan daya dukung lingkungan (bi'ah) Islami. Ini telah dibuktikan di beberapa LDK kampus dan Rohis sekolah.

Apabila lingkungan internal LDK kondisinya masih sulit dibedakan dengan ormawa lain, alias tidak ada bi'ah Islami (misalnya, akhlak ADK masih seperti orang awam, contoh: suka mencela walaupun hanya bercanda, suka memotong pembicaraan orang lain, tidak mendengarkan dengan baik, tidak ada senyum ramah ketika bertemu, suka tertawa terbahak-bahak berlebihan, tidak menjaga pandangan, penyakit lidah, penyakit hati, jarang yang melaksanakan ibadah sunnah, jarang yang tilawah, dll), maka bisa dipastikan akan sulit memperoleh dai/murobi yang handal. Kalau pun dihasilkan da'i/murobbi, maka hasilnya itu bisa dipastikan kurang memenuhi kualitas standar (muwashofat), tidak ada kedewasaan dan kewibawaan di mata mad'u dan orang lain.

Bi'ah Islami adalah lingkungan yang harus kita bentuk dalam lingkungan LDK. Dia merupakan lingkungan yang kondusif untuk menjalankan kehidupan yang Islami, dan lingkungan yang kondusif untuk beribadah. Dalam sebuah bi'ah Islami, para ADK gemar melakukan ibadah sunnah (apalagi ibadah wajib), ukhuwah Islamiyah-nya erat, kalau ketemu saling jabat tangan dan senyum ramah, tegur sapa yang baik, ADK gemar membaca buku-buku Islam di perpustakaan, shaum senin-kamis, atau ayamul bidth, tilawah qur'an, shalat dhuha, akhwatnya berjilbab menutup aurat, ikhwannya berpakaian rapi dan sopan, saling menjaga pandangan (ghadul bashar) antara ikhwan dan akhwat, mading-mading ramai setiap saat dengan artikel Islaminya, dsb. Dalam bi'ah Islami, akhlak ADK tidak seperti yang digambarkan pada paragraf di atas. Jika kondisi lingkungannya seperti ini, insya Allah akan mudah mendapatkan dan membentuk kader, da'i, dan murobbi yang handal, tangguh, dengan ma'nawiyah yang kuat.

Dengan demikian, apabila kita dapat membentuk sebuah bi'ah Islami dalam kampus kita, khususnya di lingkungan tempat ADK beraktivitas, maka tujuan dakwah kampus dapat kita capai. Alumni-alumni yang berafiliasi pada Islam akan mudah dibentuk, insya Allah... []

Oleh: HendratnoÂ

*) Ini adalah tulisan penyempurnaan dari coret-coretan di sini. Tulisan ini saya susun untuk dimuat di sini.

Permalink

Trackback address for this post

This is a captcha-picture. It is used to prevent mass-access by robots.
Please enter the characters from the image above. (case insensitive)

2 comments

Comment from:
Notice: Undefined index: makelink in /home/hendra/public_html/plugins/basic_antispam_plugin/_basic_antispam.plugin.php on line 251
sampah_borneo [Visitor] Email
sampah_borneoBismillah
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Akh...ana disebuah kampus.Alhamdulillah ada jg LDK nya...Seblum puasa kmaren,dakwah kami lumayan maju.Seperti kajian rutin,bazar buku islami,perpustakaan,dll.Boleh dibilang dari tiap aktivis ghirah dakwah sdh mulai nampak dan terlihat...Tp ternyata hal itu tidak berlangsung lama,dalam artian semangat itu muncul hanya diawal saja,tidak konsisten atupun terus menerus.Misal kayak kajian berjalan hanya dua minggu saja,setelah itu berhenti lagi,tdak jauh beda dengan Liqo misalnya.Selain itu karena pemahaman yang kurang terhadap Syariat Islam...ada beberapa aktivis di LDK kami,baik ikhwan ataupun akhwat sudah berani berpacaran..Nauzdubillah.Tentu saja hal itu sangat besar dampak yang ditimbulkan bagi keberlangsungan dakwah di kampus kami...bukan kah kita sama saja dengan kebanyakan orang awam Khi...???jika sampai melegalkannya.
Ana minta sarannya khi..tolong juga buat saudara seiman seperjuangan yang baca pesan ana,diberikan komentar.Syukron atas masukannya.Jazakallah K.K.Wass
04-11-2007 @ 14:38
Comment from:
Notice: Undefined index: makelink in /home/hendra/public_html/plugins/basic_antispam_plugin/_basic_antispam.plugin.php on line 251
syahidah leni [Visitor] Email
syahidah leniassalamualailukm...wr..wb...
Dalam ukhuwah Islamiyah,kita telah mengenal bahwa tingkatan terendahna adl huznudzon. Begitu juga dengan saudara seperjuangan kita yg mgkn sbk dengan sgla aktvtas dkwah telah membwt lp akan eksistensi maknawi dr dkwah tersebut.tp justru mgn kita lah g telah zolim dgn mrka krn telah bersuudzon dgn saudara kita sendiri. ya akhi...,bs jd kdkatan itu hny sebatas permasalahn dkwh..namun jk "kebenaran" itu bnr2 ada, maka tidak slh utk berwatawashoblhaq watawasshiowbishob....waallahua'alam bis shawwab..
wassalam
23-06-2008 @ 15:28

Leave a comment


Your email address will not be revealed on this site.

Your URL will be displayed.
(Line breaks become <br />)
(Name, email & website)
(Allow users to contact you through a message form (your email will not be revealed.)
This is a captcha-picture. It is used to prevent mass-access by robots.
Please enter the characters from the image above. (case insensitive)