« Mengeksplorasi Al Qur'an Lebih Jauh dengan TeknologiMeningkatkan Kualitas Produksi Piranti Lunak Dalam Negeri dengan Menerapkan CMM-SW »

Manajemen Prioritas dalam Dakwah Kampus

03-02-2006 | by hendra [mail] | Categories: Dakwah
Oleh: Hendratno, ST. *)

Hudzaifah.org - Dakwah kampus adalah arena yang penuh dengan aktivitas yang dinamis, ditengah-tengah miniatur masyarakat kecil, yaitu masyarakat kampus. Akan ada banyak opsi-opsi yang harus dipilih oleh dakwah kampus dalam menjalankan roda dakwahnya. Oleh karena itu, penting kiranya kita mengkaji mengenai manajemen prioritas.

Kajian mengenai Manajemen Prioritas dalam Dakwah Kampus harus didahului dengan kajian mendalam mengenai Fiqh Prioritas. Jadi, saya menyarankan sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya baca dahulu buku Fiqh Prioritas (Fiqh Aulawiyat) yang pernah disusun oleh DR. Yusuf Qardhawi.

Mengenai manajamen prioritas dalam dakwah, ada beberapa hal yang menjadi ruang lingkupnya, agar jelas sudut pandang kita dan tidak terlalu melebar pembahasannya. Berikut ini adalah ruang lingkupnya.

...

Aulawiyat (prioritas) yang kita pahami dalam konteks da’wah, bukan memilih antara iman dan kufur, al-haq dengan yang al-bathil, antara halal dengan yang haram, antara yang lurus dengan yang menyimpang, atau antara berda’wah dengan tidak berda’wah. Karena dalam hal ini, sudah jelas bahwa keimanan adalah keharusan, sedangkan kekufuran harus ditolak, sebagaimana pernyataan Laa ilaaha illallah yang menolak semua tuhan-tuhan itu, kecuali Allah SWT. Begitu pula antara al-haq dengan al-bathil, al-haq adalah barisan yang harus kita ikuti, sedangkan al-bathil harus ditinggalkan. Dan seterusnya.

Aulawiyat di sini adalah dalam hal memilih satu atau sebagian dari sejumlah perkara yang halal. Lalu dari perkara-perkara halal tersebut, kita memilih mana yang afdhal dari yang mafdhul, mana yang “ashlah” dari yang sholih.

Dan yang perlu dipahami lagi, memilih sesuatu yang diprioritaskan bukan berarti meninggalkan atau membatalkan suatu pekerjaan yang baik demi untuk mengerjakan pekerjaan baik yang lain. Maksudnya adalah mendahulukan mana yang lebih tepat didahulukan, memberinya lebih banyak alokasi dan dukungan waktu, tenaga serta sarana lainnya yang diperlukan. Inilah ruang lingkup kita sebagai batasan kajian Manajemen Prioritas kita.

Aulawiyat merupakan salah satu prinsip fithrah. Dalam Al Qur'an banyak sekali prinsip-prinsip aulawiyat ini, dimana Allah mendahulukan sesuatu dari sesuatu yang lain. Contohnya adalah firman Allah berikut ini:

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al Kahfi: 46)

Ayat di atas menyiratkan bahwa amalan-amalan shaleh adalah lebih baik untuk diprioritaskan ketimbang perhiasan dunia yang disebutkan sebelumnya. Lalu kita lihat contoh ayat berikut ini:

"...Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah)." (QS. Al Ahzab: 6)

Ayat di atas berkaitan dengan hukum waris, dimana orang-orang yang mempunyai hubungan darah adalah orang yang lebih berhak didahulukan dalam hal waris mewarisi.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, berkaitan dengan prioritas dalam hal ibadah:

"Amal yang afdhal adalah yang lebih kontinyu. Dan shodaqoh yang afdhal dikeluarkan saat sedang membutuhkan dan terasa besar pengorbanannya." (Hadits)

 

Prinsip Prioritas dalam Manajemen Dakwah Kampus

Dalam mengatur jalannya roda dakwah kampus, diperlukan manajemen. Dan dalam manajemen digunakan beberapa prinsip, salah satunya prinsip prioritas untuk memilih beberapa pilihan-pilihan yang berkaitan dengan strategi dakwah kampus secara umum

Di antara pilihan-pilihan itu, lihatlah mana yang lebih kuat korelasinya dengan mempertahankan prinsip dan pilihan mana yang lebih merefleksikan prioritas syar’iyah. Lalu kita juga musti lihat, di antara pilihan-pilihan itu mana yang mempunyai perspektif idiologis, mana yang hanya politis, mana yang teknis, dan mana yang pragmatis. Dalam hal mencapai tujuan dakwah kampus, kita juga harus lihat jangkauan manfaat yang mungkin dicapai dari pilihan-pilihan itu, mana yang lebih luas manfaatnya. Lalu lihat juga mana yang lebih didukung oleh ketersediaan informasi sehingga kita bisa “well informed” dan “sound-perception” (tassawur yang tepat). Perlu juga dipertimbangkan mana yang lebih didukung dengan kemampuan atau kafaah untuk komitmen dan konsisten dalam opsi yang dipilih. Dan yang paling penting, pilihan mana yang lebih sesuai dengan tabiat marhalah perjuangan dan kerja da’wah.

Sebagai gambaran, dalam dakwah kampus ada tiga arena yang dilakoni oleh struktur dakwah kampus, yaitu arena da'awi, arena siyasi, dan akademik/profesi. Ketiga arena tersebut merupakan peran dan fungsi mahasiswa. Kalau dilihat dari sudut pandang individu, seorang aktivis dakwah kampus harus tawazun antara peran da'awi, peran siyasi, dan peran akademik tersebut. Artinya, seorang aktivis dakwah kampus, sejatinya harus memiliki kemampuan dakwah dan tarbiyah, kemampuan mengusung perubahan di tengah-tengah masyarakat (khususnya masyarakat kampus), tanpa mengurangi prestasi akademik. Bahkan kalau perlu justru meningkatkan prestasi akademik, karena sejatinya dakwah itu adalah teladan.

Tapi secara kelembagaan, sebuah struktur dakwah kampus ada tahapan yang harus dilalui dalam menyeimbangkan ketiga hal tersebut.

Tahapan pertama yang harus dilalui adalah penetrasi dalam peran da'awi, artinya kaderisasi dan pembinaan sangat ditekankan pada sebuah struktur dakwah kampus yang baru berdiri. Rekrutmen-rekrutmen lebih banyak dilakukan dengan dakwah fardhiyah. Pada tahap ini, dakwah kampus juga harus berupaya memunculkan simpatisan yang loyal terhadap personil aktivitas dakwah kampus. Fungsi mahasiswa yang lebih diutamakan adalah fungsi da'awi, artinya mencetak kader-kader robbani yang muntijah sangat prioritaskan di tahap ini. Sedangkan aktivitas dakwah yang lebih diutamakan adalah aktivitas pelayanan dan aktivitas da'awi.

Jika sudah matang, maka dakwah kampus baru bisa beranjak kepada tahap selanjutnya. Untuk membahas mengenai hal ini, perlu kajian tersendiri. Pada intinya, ada tahapan yang harus ditempuh untuk menuju dakwah kampus yang matang. Dan itu tidak terlepas dari prinsip manajemen prioritas. Tahapan-tahapan tersebut harus dipegang teguh oleh aktivis dakwah kampus dan lembaganya dalam menjalankan roda dakwah di kampus.

 

Prinsip Prioritas dalam Aktivitas Sehari-hari di Dakwah Kampus

Dalam aktivitas sehari-hari di kampus, akan ada banyak alternatif yang terpampang di depan mata kita, yang harus dipilih dan diutamakan salah satu diantaranya.

Sebagai gambaran, misalnya dalam hal pengelolaan isu-isu, baik itu isu di kampus maupun eksternal kampus. Dakwah kampus harus mampu memilih isu mana yang harus diprioritaskan. Selain itu dalam hal program kerja, biasanya ada program kerja yang harus didahulukan dari program kerja lainnya. Hal ini berkaitan dengan pengendalian dan pengotrolan program kerja. Dalam menetapkan program kerja juga harus dipikirkan mengenai porsi-porsinya, porsi mana yang harus diperbesar antara tabligh, ta'lim ataukah takwin/tarbiyah.

 

Kendala-kendala

Penerapan prinsip aulawiyat bukan tanpa kendala. Ada beberapa kendala yang menyebabkan manajemen prioritas ini menjadi kacau balau. Kendala-kendala tersebut antara lain adanya penyakit diri, misalnya hawa nafsu yang diperturutkan, adanya urusan duniawi yang mendominasi, atau tidak mau mengeluarkan biaya. Kondisi kultural setempat kadangkala juga mempengaruhi hal ini. Selain itu juga disebabkan adanya konspirasi eskternal yang menginginkan agar cahaya dakwah ini padam.

Demikianlah kajian singkat mengenai manajemen prioritas dalam dakwah kampus. Semoga dapat memberikan pencerahan agar dakwah kampus dapat berjalan dengan baik.[]

*) Alumni Teknik Informatik FTI Usaki angkatan 98. Mantan Koordinator Dept Kaderisasi UKM Hudzaifah periode 2001/2002, dan 2002/2003.

Permalink

Trackback address for this post

Trackback URL (right click and copy shortcut/link location)

31 comments, 1 trackback

Comment from: Aisyah [Visitor]
Aisyahdakwah kampus trisakti..hmm..ana akhwat mahasiswi FH trisakti...hedon..liberal..human logic bgt n perang pemikiran..kuncinya pengendalian diri..DF in mrk..ana mrasa bersalah baru DFin tm2 FH diakhir2 snester ini..kmrin2 awal2 kul urus mama di RS Dharmais,and papa diHarapan Kita until 2004 mama meninggal..2005 papa beristri lg..ana sibuk di lingkungan DPRa N DPC..N MS dakwah sekolah..Tm2 FH I miss U
14-02-2006 @ 16:07
Comment from: hendra [Member] Email
hendraTo Aisyah: Di semester2 awal mungkin memang perlu kosentrasi dengan amanah sebelumnya, misalnya di dakwah sekolah. Kecuali kalau dia mhs perantauan, tidak mungkin mengurusi dakwah sekolah yang jauh dari kost-nya.

Namun ketika sudah beranjak tingkat II, disarankan agar aktif di kampus. Karena kalau dihitung-hitung, waktu dalam sehari pasti akan lebih banyak dihabiskan di kampus. Efisiensi dan efektifitas waktu lebih terjaga kalau memprioritaskan dakwah di kampus. Hal ini juga akan mendorong utk percepatan kaderisasi dan regenerasi dakwah sekolah.

Tapi kalau masalahnya karena urusan internal keluarga, perlu diskusi lebih lanjut ttg itu. Dan diskusinya ngga enak kalau di ruang publik spt ini. :)
17-02-2006 @ 13:32
Comment from: lazuardi [Visitor]
lazuardibaca fiqh prioritas jadi ingat, kamu adalah da'i sebelum profesi yang lain. Jadi, dakwah adalah perbuatan sehari-hari, gak harus dikatakan bahwa ini saatnya berdakwah atau nggak. Perilaku keseharian juga dakwah........
09-05-2006 @ 00:31
Comment from: hendra [Member] Email
hendraTo Lazuardi: setuju banget, nahu du'at qobla kulli sya'i...
25-05-2006 @ 16:55
Comment from: na_85 [Visitor]
na_85ass. Subhanallah geliat da'wah kampus semakin hari semakin semarak,itu menandakan cahaya kemenangan islam akan segera menerangi intelektual muda muslim indonesia,dan tak mustahil bangsa indonesia akan menjadi bangsa yang ber keadilan dan masyarakatnya sejahtera....and tapi jangan dilupakan DAKWAH SEKOLAHNYA. tidak akan berjalan dengan baik dakwah kampus tanpa di sokong da'wah sekolah. Jadi.....KEEP JIHAD IN OUR HEART..back to dakwah SEKOLAH. Allahuakbar.....
wass.(bogor)
05-07-2006 @ 21:48
Comment from: yanti [Visitor] Email
yantisyukrn atas taujihnya...ana lumayan aktif di organisasi dakwah di kampus ana. ada banyak hal yang perlu dibereskan disan terutama tentang sedikitnya kader yang ma bergerak..tidak ada komitmen di antara pengurus..tidak pahamnya akan manajemen sebuah organisasi...jadi seakan berjalan seadanya..
26-07-2006 @ 09:42
Comment from: rizaloel [Visitor] Email
rizaloelyoi kita emang punya tugas yang wajib yaitu sebagai seorang da'i
tapi gak mesti harus ceramah mulu donk tapi juga setiap apa yang kita perbuat dan yang terucap menjadi manfaat bagi orang lain........3M gtl
pleasa look Qs an Nahl {16}:123
06-11-2006 @ 20:30
Comment from: RAMDHONI [Visitor] Email
RAMDHONITetep semangat! Karena kalau antum tidak semangat, antum tidak akan bisa memegang amanah dakwah ini. Perkuat diri dengan tilawah, qiyamul lail, zikir al ma'tsurat, shoum, etc!
01-12-2006 @ 16:48
Trackback from: Catatan Perjalanan [Visitor]
Catatan PerjalananProses Pergantian Pengurus Perlu Perhatian Lebih Dini
Sebagai sebuah organisasi dakwah kampus, LDK harus mencapai tingkat kematangan tertentu. Proses untuk menuju kematangan itu ada tahap-tahapnya. Proses menuju kematangan ini bahkan sudah dibantu dengan sebuah “peta perjalanan” yang bernama “manhaj dakwa...
24-01-2007 @ 14:13
Comment from: harry fkh ipb [Visitor] Email
harry fkh ipbakh, tarbiyah memang bukan segalanya tapi kita lah yang membutuhkan tarbiyah itu. ana merasakan adanya perbedaan sewaktu mengikuti tarbiyah dan ternyata ketagihan karena suplemen yang diberikan murabbi, membuat fresh kehidupan dari kejumudaan perilaku kejahilliyahan. roda dakwah kampus yang selalu berputar mengikuti zaman akankan kita berada dipusarannya. doakan saudaramu... agar istiqomahan dikampus darmaga from ikhwa pertanian Bogor (ipb)
30-01-2007 @ 14:32
Comment from: M. Yusuf Setiadi [Visitor] Email
M. Yusuf SetiadiAsw. Akhi ana minta program kerja dari Unit Dakwah Kampus dong (contoh2nya). Coz ana bingung.
jzkmlh.
wss.
11-03-2007 @ 19:38
Comment from: ArN2P [Visitor] Email
ArN2PAslm.
Ttp smngat!!! ^_^
Jzk, wslm.
16-03-2007 @ 14:33
Comment from: Dian [Visitor] Email
DianAww.
Allahu akbar, keep istiqomah in dakwah!!
Www.
07-05-2007 @ 16:08
Comment from: melz [Visitor] Email
melzAsw. diri kita aja hrs di menej dg bener apa lg menyangkut da'wah kampus. bagaimana da'wah itu bisa diterima oleh smua kalangan, paling tidak dkungan baik moril maupun materi. apalagi dapat plajaran baru ttg Rabthul 'am. Keep the spirit of da'wah.
Salam Jihad untuk pjuang dakwah kampus UII jogjakarta & ADK, ADK Permanen Universitas Tanjungpura Pontianak.
08-06-2007 @ 13:55
Comment from: along [Visitor] Email
alongselalu teguh berpijak diatas sajadah.
hari kemarin telah berlalu.sekarang kita hadapi. hari besok masih perancangan.
09-06-2007 @ 23:51
Comment from: Reni Nur'aeni [Visitor] Email
Reni Nur'aeniSejak sma sy tlah tergabung dengan dakwah sekolah,sy termasuk dini mngenal dakwah sejak sma kls1 sampai skr pun sy msh tlibat dlm dakwah skolah walaupun sy tlh msk smester5 dkampus.Saya kadang suka mengeluh karena aktifitas dakwah kampus sayapun semakin padat dengan amanah-amanah yg diemban,sedangkan sy pun hrs tetap mengevaluasi jalannya dakwah disekolah.dkampuspun sy mengemban amanah ckp berat.minta solusinya?!
14-07-2007 @ 07:32
Comment from: wati [Visitor] Email
watiana akhwat en-te-be.alhamdulillah dakwah disini kian "marak".ana juga aktif di dakwah sekolah, walaupun kadang sering bentrok schedule sama dakwah kampus. dimanapun berada, kendala dakwah pasti ada.yg terpenting bgmn caranya "memanage" masalah biar tidak menimbulkan masalah lebih besar n masalah baru.tetap istiqomah ya ikhwahfillah di manapun berada."..maka pst akan Kami brikan kepadanya kehidupan yang baik n akan Kami brikan balasan dgn pahala yg lbh baik dr apa yg tlh mereka kerjakan"(Q.S 16:97)
08-09-2007 @ 08:34
Comment from: Muslimah Tangguh [Visitor] Email
Muslimah TangguhSalam ukhuwah dan Jihad ajah untuk
semua kader di manapun berada, dimana
pun aktivitasnya (di sekolah, di kampus,
di DPRa, DPC, DPD, DPW bahkan DPP,
siapapun orangnya (ikhwan or akhawat)..
13-11-2007 @ 11:06
Comment from: Dian Yudistira [Visitor] Email
Dian YudistiraBergerak kedepan tuntaskan perubahan,Keep Istiqomah Kemenangan ada di tangan kita,Allohu Akbar...!!!
23-11-2007 @ 15:27
Comment from: Tri Aji Nugroho [Visitor] Email
Tri Aji NugrohoMemang benar dalam dakwah kampus ini kita butuh strategi yang jitu. Prioritas ini berkaitan erat dengan kondisi lapangan dimana disana banyak sekali permasalahan. Oleh karena itu maka permasalahan yang banyak tersebut harus kita selesaikan satu persatu.

Teruslah bergerak, berjihad, meraih pengakuanNya.
06-12-2007 @ 20:55
Comment from: Dodi Hidayatullah [Visitor] Email
Dodi Hidayatullahustadz ana minta artikelnya...buat panduan di kampus ana Politeknik Al-Islam bandung.alhmdulillah kondisi di kampus kita yang megang.ikhwah.ana mnta tausyiyah yang lain ustadz...untuk perkmbangan kampus ana.kebetulan ana udh alumni tp ana dipercaya utk megang amanah syuro di kampus...ditunggu tausyiyahnya
24-12-2007 @ 16:33
Comment from: taufik [Visitor] Email
taufikass. semoga perjalanan dakwah senantiasa menyertai kita hinnga akhir hayat. amin. slam kenal dari ana FSUKI UNEJ JATIM
06-02-2008 @ 16:42
Comment from: ernawati [Visitor] Email
ernawatiass.subhanallah . tetap semangat untuk ikhwahfillah .para pegiat dakwah di seluruh bumi allah .salam. kena ukhuwah dan jihad dari saudara2mu dari bireuen(aceh).TEETAP SEMANGAT ...ALLAHU AKBAARR
14-03-2008 @ 09:54
Comment from: comel [Visitor] Email
comelmaaf ye..just nak mintak tolong..
sebetulnya saya amat meminati website ini..tapi saya xpaham bahasa indonesia..kalau boleh, tulis dalam bahasa malaysia..thanx..
16-03-2008 @ 17:51
Comment from: rudi [Visitor] Email
rudiassalamu'alaikum
klo mau kenalan langsung aja hubungi ya
16-04-2008 @ 21:22
Comment from: three [Visitor] Email
threeassalamualiakum...!!! allahu akbar
23-06-2008 @ 12:42
Comment from: harapansatria [Visitor] Email
harapansatriaass.subhanallah, web yang bagus, mampir juga ke aku ya
25-06-2008 @ 09:27
Comment from: salman [Visitor] Email
salmanAssalamu'alaikium...
salam dakwah dari LDK KARISMA University of Al Azhar Indonesia! berlari ke ujung tkad, tetap semangat bahagiakan ummat!
10-07-2008 @ 05:21
Comment from: hendra [Member] Email
hendraAssalamu'alaikum semua. Jazakumullah khair atas kunjungan dan komentarnya. Subhanallah artikel yg sudah 2 tahun ini masih ada komentar yang masuk, itu tandanya geliat dakwah kampus masih terus kontinyu. Semoga artikel ini memberi manfaat untuk dakwah kampus. Afwan tidak bisa reply komentar satu-per-satu. Sukron jiddan.
15-07-2008 @ 00:50
Comment from: Fatah [Visitor]
Fatahdakwah kampus? oke juga. itulah cara efektif mencetak para pejuang Islam.
23-08-2008 @ 18:46
Comment from: Dakwah ahlussunnah [Visitor]
Dakwah ahlussunnahDakwah adalah kewajiban, jika tidak ada dakwah maka ummat akan sengsara dalam keterpurukan.. apa lagi di kampus, jika tidak ada yang dakwah bisa-bisa mahasiswa indonesia menjadi para Ahlul Ma'siyat..Pergaulan semakin bebas..na'udzubillah.
14-08-2010 @ 05:27
Comment from: dhevy [Visitor]
dhevyafter you are student in universitas, you will comitment in dakwah campus key!!! semangat ukhti
21-12-2010 @ 10:03

This post has 285 feedbacks awaiting moderation...